Padang (Departemen Ilmu Sejarah FIB UNAND) – Rabu, 6 Juli 2022, FIB Unand mengadakan perpisahan dengan Dra. Irianna, M.Hum yang telah memasuki masa pensiunnya di ruang sidang FIB sekitar pukul 02.00 WIB. Dra. Irianna, M.Hum. sendiri merupakan salah seorang dosen jurusan Ilmu Sejarah yang mengabdikan dirinya sebagai tenaga pendidik selama 37 tahun. Acara perpisahan ini dihadiri langsung oleh jajaran dekanat, para tenaga pendidik, dan juga para tenaga kependidikan FIB.

Selama masa pengabdiannya, Dra. Irianna, M.Hum. aktif mempublikasikan jurnal penelitiannya seperti Pemerintahan Tradisional di Dataran Tinggi Karo Masa Pemerintahan Kolonial Belanda dan Ajaran Shinto di Jepang yang mana dapat diakses melalui website jurnal Analisis Sejarah: Mencari Jalan Sejarah milik prodi Ilmu Sejarah, Fakultas Ilmu
Budaya Unand.

Dra. Irianna, M.Hum juga berkesempatan untuk menyampaikan kesannya selama mengabdikan diri sebagai dosen Ilmu Sejarah di FIB Unand. “Fakultas Ilmu Budaya yang dahulunya bernama Fakultas Sastra sangat baik, begitu kesan Saya, bukan karena Saya disini merupakan dosen yang bertugas di fakultas ini tapi Saya memang merasakan langsung lingkungan yang positif di fakultas ini. Komunikasi dan tali silaturahmi di antara dosen-dosennya sangat baik, antar jurusan dengan jurusan lain baik. Kemudian dengan mahasiswa juga baik,” terang Dra. Irianna, M.Hum. saat diwawancara secara langsung (06/07/2022).

Selain Dra. Irianna, M.Hum., terdapat dua tenaga kependidikan lainnya yang memasuki masa pensiun di Fakultas Ilmu Budaya Unand, yaitu Suryadi, S.T. yang menjabat di bagian pengadministrasian umum dan Dasmi Warni yang menjabat sebagai bendahara pengeluaran pembantu di FIB. Suryadi, S.T. sendiri bergabung menjadi bagian dari keluarga FIB di tahun 2018. Adapun Dasmi Warni pindah dan bergabung ke Fakultas Ilmu Budaya pada tahun 2020.

Acara ini diakhiri dengan pemberian cenderamata oleh Prof. Dr. Herwandi, M.Hum., Dekan FIB Unand. Dra. Irianna, M.Hum. berharap agar Fakultas Ilmu Budaya tetap mempertahankan kiprahnya baik di tingkat nasional maupun internasional. Ia juga berharap agar Fakultas Ilmu Budaya dapat beradaptasi di tengah perkembangan zaman yang semakin berat dan kompetitif. “Semoga FIB dapat terus berinovasi dan terus melakukan pengembangan khazanah dalam keilmuan sejarah, bahasa, dan juga sastra.” tutup Dra. Irianna, M.Hum.

 

 

Reporter: Fithryah Amirah Karini