Padang (Departemen Ilmu Sejarah FIB UNAND) – Kuliah Umum bertajuk “Kiat Menulis Artikel di Jurnal ter-indeks Scopus” kembali diadakan pada Rabu, 26 Juli 2023. Prof. Dr. Wasino, M.Hum. Profesor Sejarah Sosial Universitas Negeri Semarang (UNNES) sekaligus Pimpinan Redaksi Jurnal Paramita. Acara ini terselenggara di Ruang Sidang Dekanat lantai 2. Dihadiri Ketua Departemen sejarah Dr. Zulqaiyyim, M.Hum., dosen dan mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya.
Dr. Hary Efendi Iskandar, S.S., M.A memoderatori acara kuliah umum ini. Dr. Hary Efendi menyinggung perihal pentingnya pengelolaan jurnal dan keterlibatan pimpinan dalam kemajuan jurnal di FIB khususnya. Prof. Dr. Wasino, M.Hum berbagi pengalamannya selama menjadi pengelola jurnal yang ada di Unnes dan Jurnal Paramita. Beberapa faktor yang mempengaruhi berkembangnya jurnal-jurnal di Unnes menurut Prof. Dr. Wasino, M.Hum adalah publikasi artikel jurnal mendapatkan insentif, pengelola jurnal mendapatkan penghargaan dari Universitas. “Selain faktor struktural sistem tadi faktor lainnya yang mendukung berkembangnya jurnal seperti pengelola jurnal itu anak-anak muda dan dosen-dosen yang “gila” mengelola jurnal seperti saya.” papar Prof. Wasino.
Kemudian Prof. Wasino juga berbagi beberapa cara untuk menemukan kualitas jurnal internasional yaitu dengan membuka SJR Search. Kemudian melihat kualitas jurnalnya dengan melihat Quartil 1-4 nya, impact factor-nya, masa berlaku indeksasi, ISSN online, kualitas penerbit dan mengecek di scopus.com. Salah satu peserta dalam kuliah umum ini Dr. Fajri Usman bertanya perihal artikel yang tidak lolos setelah beberapa lama, apa hal yang mempengaruhi ketidaklolosan tersebut. Pertanyaan ini dijawab oleh Prof. Wasino dengan memberikan tips untuk melihat kecenderungan tulisan artikel dengan tema jurnal yang ada agar lolos seleksi.
Prof. Dr. Wasino, M.Hum memberikan saran agar lolos dalam jurnal internasional bereputasi beberapa hal yang perlu dicermati seperti pedoman artikel, jumlah halaman, orisinilitas karya, sitasi artikel dan keterlibatan penulis asing dari artikel yang akan dipublikasikan.
Reporter: Yeny Dwi Lestari.