Padang (Departemen Ilmu Sejarah FIB UNAND) – Prof. Dr. Herwandi, M.Hum., Dekan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas berkesempatan untuk menyampaikan pidatonya pada acara Dies Natalis FIB ke-41 yang diselenggarakan pada hari Selasa, 7 Maret 2023 di Ruang Seminar FIB.

Pidato ini ia sampaikan setelah penampilan Tari Piring yang dipersembahkan oleh para mahasiswa UKMF Bengkel Seni Tradisional Mahasiswa (BSTM).

“Hari ini, Selasa, 7 Maret 2023, kita melaksanakan acara peringatan Dies Natalis FIB Universitas Andalas yang ke-41. Kalau diibaratkan, usia 40-an itu adalah usia yang sangat energik-energiknya, penuh dengan kreativitas-kreativitas, kemudian penuh juga dengan dinamika-dinamika yang terjadi,” ujar Prof. Dr. Herwandi saat mengawali pidatonya.

Dalam pidatonya tersebut, Prof. Dr. Herwandi menyampaikan sejarah singkat Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas. Ia menerangkan bahwa fakultas ini sebelumnya bernama Fakultas Sastra yang berdiri pada tanggal 7 Maret 1982 dan berganti nama menjadi Fakultas Ilmu Budaya pada tahun 2011.

Ia menambahkan bahwa perubahan nama Fakultas Sastra menjadi Fakultas Ilmu Budaya dilakukan dengan tujuan untuk menempatkan fakultas ini pada strata yang sesuai dengan pakem keilmuan di Indonesia pada waktu itu.

“Perubahan nama tersebut sengaja dilakukan untuk memposisikan fakultas ini berada pada atmosfir dan keilmuan Indonesia bahkan keduniaan pada waktu itu,” terang Prof. Herwandi dalam pidatonya.

Lebih lanjut, dalam pidatonya, Prof. Dr. Herwandi menjelaskan bahwa Dies Natalis FIB yang ke-41 ini mengangkat tema “Basamo Mako Menjadi”. Tema Dies Natalis FIB yang ke-41 ini mengedepankan silaturahmi dan kebersamaan guna meningkatkan daya saing civitas akademika Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas.

Tema ini dipilih berdasarkan pada sebuah pengamatan dimana semua lembaga tidak bisa berdiri sendiri dan diperlukan jalinan kerja sama baik di tingkat lokal, nasional, hingga internasional untuk mempertahankan eksistensi dan performa suatu lembaga.

Pada Dies Natalis FIB tahun ini, Prof. Dr. Herwandi menerangkan bahwa pihak Fakultas Ilmu Budaya menaruh fokus pada pertumbuhan dan perkembangan civitas akademika di fakultas tersebut. Pada tahun lalu, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas telah melakukan pelatihan penulisan artikel ilmiah beberapa kali untuk memfasilitasi para dosen FIB dalam hal meningkatkan  performa mereka.

Prof. Dr. Herwandi menambahkan bahwa kegiatan pelatihan penulisan artikel ilmiah ini akan terus dilakukan oleh FIB ke depannya guna meningkatkan publikasi di fakultas tersebut baik secara kuantitas maupun kualitas.

Selain itu, Prof. Dr. Herwandi menuturkan bahwa pihak FIB juga akan turut memfasilitasi para dosen dalam hal mempublikasikan buku-buku yang mereka tulis.

“Pada tahun 2023 ini kita sudah mewajibkan juga 6 program studi didaftarkan untuk akreditasi internasional FIBAA, diantaranya adalah Sastra Minangkabau, Sastra Inggris, Sejarah S1, Sejarah S2, Sastra S2, dan Linguistik S2. Insya Allah, dengan kebersamaan tersebut, kita dapat melakukan itu semua,” ungkap Prof. Dr. Herwandi.

Dalam pidatonya tersebut, Prof. Dr. Herwandi menerangkan bahwa Fakultas Ilmu Budaya berencana mengirimkan beberapa mahasiswanya untuk mengikuti program magang di Negeri Sembilan, Malaysia, selama kurang lebih 4 bulan. Lebih lanjut, ia menerangkan bahwa Fakultas Ilmu Budaya juga berencana untuk mengirimkan beberapa dosennya untuk melakukan pengabdian masyarakat di Negeri Sembilan, Malaysia.

Reporter: Fithryah Amirah Karini
Fotografer: Ina Widya