Padang (Departemen Ilmu Sejarah FIB UNAND) – Empat mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas kembali mengikuti kegiatan Credit Earning ke Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Keempat mahasiswa yang terdiri dari Ibnu Naufal dari Prodi Sastra Inggris, Raihan Sultah Al Faris dari Prodi Ilmu Sejarah, Stella Tiffany Zalluchu dari Prodi Sastra Inggris, dan Yesty Yolanda dari Prodi Sastra Jepang telah bertolak menuju Kota Pelajar Yogyakarta pada Hari Minggu, 21 Agustus 2022.
Keberangkatan empat mahasiswa merupakan rombongan pertama dari FIB yang akan berkegiatan dalam Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) untuk Program Credit Earning. Rencana dan persiapannya relative sangat cepat. Hasil dari pertemuan Dekan FIB se-Indonesia yang juga dihadiri oleh beberapa Wakil Dekan 1 (Bidang Akademik), lahirlah kesepakatan untuk melaksanakan kegiatan yang menjadi salah satu Indikator Kinerja Utama (IKU) ini. ‘Alhamdulillah, mahasiswas kita merespon sangat cepat karena UGM menyediakan slot untuk 10 mahasiswa. 4 diantaranya adalah dari kita’, jelas Dr. Ike Revita, M.Hum. Kegiatan MBK merupakan hak mahasiswa untuk belajar di luar perguruan tinggi. Perguruan tinggi harus memfasilitasi ini, tegas Prof.Dr. Herwandi, M.Hum.
Melalui Wakil Dekan 1, Dekan FIB Unand menyampaikan bahwa keempat mahasiswa ini untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin. Mereka harus mampu menjaga nama baik Unand, FIB, Prodi, serta diri sendiri. ‘Perluasalah social network, jangan hanya menjadi kupu-kupu (kuliah-pulang ke kos). Justru dengan mengikuti kuliah di UGM, mahasiswa kita bisa meraih pengalaman yang sudah pasti tidak didapatkan oleh yang lainnya’, tambah Prof. Herwandi.
Keempat mahasiswa ini termasuk yang beruntung karena ada banyak mahasiswa lainnya yang ingin bergabung ke UGM untuk credit earning. Akan tetapi, pertimbangan tertentu membuat UGM di tahap awal membatasi peserta. Meskipun demikian, ada sekitar 10 PT mitra lainnya yang bersedia menerima mahasiswa dari FIB Unand untuk mendapatkan kesempatan belajar di luar perguruan tinggi. Di antaranya adalah USU, UNJA, UNPAD, UNSOED, UNAIR, UNUD, UNHALU, UNSRAT, UNLAM, serta UNKHAIR. Akan ada 2-3 kelompok mahasiswa lagi yang akan bergabung dengan PT Mitra di atas, tambah WD 1 FIB.
Dalam kegiatan ini, Kemendikbud melalui Unand memberikan bantuan biaya transportasi pulang pergi dari rumah ke lokasi dan sebaliknya serta biaya hidup sekitar 1,2 juta per bulan per mahasiswa. Bantuan ini merupakan salah satu bentuk komitmen universitas dalam mendukung kegiatan MBKM.
Padang (Departemen Ilmu Sejarah FIB UNAND) – Rabu, 20 Juli 2022, Dinas Sejarah Angkatan Darat melakukan kunjungan ke FIB dalam rangka pengumpulan data penulisan buku sejarah peristiwa operasi penumpasan Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia (PRRI).
Acara ini diselenggarakan di ruang sidang FIB dan dihadiri langsung oleh perwakilan dari jurusan sejarah dari STKIP Payakumbuh, Universitas PGRI Sumatera Barat, dan FIB Unand. Adapun Kolonel Caj. Dra. Siti Kholifah, M.M., dan Letkol Caj. Drs. Jeni Akmal berkesempatan menjadi pemateri dalam acara ini.
“Hari ini adalah hari yang berbahagia untuk Kita semua dimana dengan kedatangan rombongan dari Disjarah dalam topik acara ini, Saya kira sangat menarik untuk Kita diskusikan. Kita dan kawan-kawan di prodi sejarah Universitas Andalas ada yang menghasilkan beberapa karya. Ada yang menghasilkan buku, artikel, dan tulisan lainnya.
Beberapa dosen di prodi sejarah Universitas Andalas juga menghasilkan karya-karya yang berkaitan dengan persoalan-persoalan PRRI dari sudut pandang yang beragam. Saya kira titik temunya bisa Kita peroleh melalui diskusi lanjutan nantinya. Kami berharap acara diskusi antara akademisi dengan kawan-kawan dari pihak Disjarah Angkatan Darat ini sering Kita laksanakan ke depannya,” jelas Prof. Herwandi, M.Hum. dalam kata sambutannya.
Kolonel Caj. Dra. Siti Kholifah, M.M. berkesempatan untuk memperkenalkan Dinas Sejarah Angkatan Darat dalam presentasinya. Dalam presentasinya, ia memaparkan tugas-tugas dari Disjarah Angkatan Darat diantaranya adalah mengelolah dokumen militer. Ia menambahkan bahwasanya Disjarah Angkatan Darat sudah mempunyai hampir 50.000 dokumen militer saat ini.
Adapun tugas yang kedua adalah melakukan penulisan sejarah yang terbagi ke dalam tiga jenis yaitu penulisan sejarah biografi, penulisan sejarah peristiwa, dan penulisan sejarah satuan. Selain itu, Kolonel Caj. Dra. Siti Kholifah turut menyampaikan bahwasanya juga terdapat perpustakaan di Disjarah Angkatan Darat yang diisi oleh buku-buku dari berbagai bahasa seperti bahasa Belanda, bahasa Perancis, bahasa Jerman, dan bahasa Inggris.
“Selain dokumen, Kami juga mempunyai museum dan monumen. Disjarah Angkatan Darat mempunyai lima museum yang terdapat di berbagai daerah seperti Museum Pusat Angkatan Darat di Yogyakarta, Museum Sasmita Loka Jenderal TNI Sudirman di Yogkakarta, Museum PETA di Bogor, kemudian di Jakarta ada dua museum yaitu Museum Sasmita Loka Jenderal Ahmad Yani dan Museum A.H. Nasution,” tambah Kolonel Caj. Dra. Siti Kholifah, M.M. dalam
presentasinya.
Acara selanjutnya adalah diskusi tentang pengumpulan data penulisan buku sejarah peristiwa operasi penumpasan Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia (PRRI) yang dimoderatori langsung oleh Ketua Jurusan Ilmu Sejarah, Dr. Zulqaiyyim, M.Hum..
Dalam acara inti diskusi ini, Dr. Zulqaiyyim, M.Hum. memberikan kesempatan kepada Letkol Caj. Drs. Jeni Akmal yang juga merupakan alumni Ilmu Sejarah Unand untuk menyampaikan gagasannya terkait rencana penulisan buku sejarah tentang PRRI.Letkol Caj. Drs. Jeni Akmal dalam pemaparannya menyampaikan bahwasanya sejarah militer sejatinya memiliki banyak angle (sudut pandang) dan hal ini sangat dibutuhkan agar tidak terjadi bias.
Dr. Zulqaiyyim, M.Hum. menyampaikan bahwasanya metodologi temporal, metodologi parsial, dan metodologi konsepsional yang ia pelajari saat menimba ilmu di bangku perkuliahan sangat berguna untuk keperluan penulisan sejarah. Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa alasan mengangkat peristiwa PRRI untuk penulisan buku sejarah adalah untuk menggali lebih dalam dan juga mengambil nilai atau inti sari yang terkandung di dalam peristiwa sejarah tersebut sehingga dapat diambil hikmah dan teladannya untuk menjaga kedaulatan Republik Indonesia.
Setelah pemaparan dari Letkol Caj. Drs. Jeni Akmal, acara ini dilanjutkan dengan sesi bertukar pikiran antara para hadirin dengan pihak Dinas Sejarah Angkatan Darat. Diskusi ini berlangsung dengan intens dimana terdapat banyak hadirin yang menyampaikan informasi tentang PRRI dari sumber-sumber yang mereka dapatkan baik melalui sumber tulisan maupun sumber lisan.
Hadirin-hadirin yang turut membagikan informasi terkait PRRI tersebut berasal dari berbagai instansi di antaranya adalah adalah Syamdani dari Dinas Pendidikan Kota Padang, Fikrul Hanif Sufyan, S.S., M.Hum. yang merupakan alumni Ilmu Sejarah Unand, Amiruddin yang merupakan pensiunan angkatan darat sekaligus alumni Ilmu Sejarah Unand, dan Meri Erawati dari Universitas PGRI Sumatera Barat.
Selain itu, para dosen Ilmu Sejarah Unand juga turut membagikan pengalamannya dalam melakukan penelitian terkait peristiwa PRRI diantaranya Drs. Armansyah, M.Hum., Prof. Dr. Phil. Gusti Asnan, dan Dr. Nopriyasman, M.Hum.. Informasi-informasi tersebut dinilai sangat berguna untuk proses penulisan buku sejarah tentang operasi penumpasan Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia (PRRI).
Padang (Departemen Ilmu Sejarah FIB UNAND) – Rabu, 6 Juli 2022, FIB Unand mengadakan perpisahan dengan Dra. Irianna, M.Hum yang telah memasuki masa pensiunnya di ruang sidang FIB sekitar pukul 02.00 WIB. Dra. Irianna, M.Hum. sendiri merupakan salah seorang dosen jurusan Ilmu Sejarah yang mengabdikan dirinya sebagai tenaga pendidik selama 37 tahun. Acara perpisahan ini dihadiri langsung oleh jajaran dekanat, para tenaga pendidik, dan juga para tenaga kependidikan FIB.
Selama masa pengabdiannya, Dra. Irianna, M.Hum. aktif mempublikasikan jurnal penelitiannya seperti Pemerintahan Tradisional di Dataran Tinggi Karo Masa Pemerintahan Kolonial Belanda dan Ajaran Shinto di Jepang yang mana dapat diakses melalui website jurnal Analisis Sejarah: Mencari Jalan Sejarah milik prodi Ilmu Sejarah, Fakultas Ilmu
Budaya Unand.
Dra. Irianna, M.Hum juga berkesempatan untuk menyampaikan kesannya selama mengabdikan diri sebagai dosen Ilmu Sejarah di FIB Unand. “Fakultas Ilmu Budaya yang dahulunya bernama Fakultas Sastra sangat baik, begitu kesan Saya, bukan karena Saya disini merupakan dosen yang bertugas di fakultas ini tapi Saya memang merasakan langsung lingkungan yang positif di fakultas ini. Komunikasi dan tali silaturahmi di antara dosen-dosennya sangat baik, antar jurusan dengan jurusan lain baik. Kemudian dengan mahasiswa juga baik,” terang Dra. Irianna, M.Hum. saat diwawancara secara langsung (06/07/2022).
Selain Dra. Irianna, M.Hum., terdapat dua tenaga kependidikan lainnya yang memasuki masa pensiun di Fakultas Ilmu Budaya Unand, yaitu Suryadi, S.T. yang menjabat di bagian pengadministrasian umum dan Dasmi Warni yang menjabat sebagai bendahara pengeluaran pembantu di FIB. Suryadi, S.T. sendiri bergabung menjadi bagian dari keluarga FIB di tahun 2018. Adapun Dasmi Warni pindah dan bergabung ke Fakultas Ilmu Budaya pada tahun 2020.
Acara ini diakhiri dengan pemberian cenderamata oleh Prof. Dr. Herwandi, M.Hum., Dekan FIB Unand. Dra. Irianna, M.Hum. berharap agar Fakultas Ilmu Budaya tetap mempertahankan kiprahnya baik di tingkat nasional maupun internasional. Ia juga berharap agar Fakultas Ilmu Budaya dapat beradaptasi di tengah perkembangan zaman yang semakin berat dan kompetitif. “Semoga FIB dapat terus berinovasi dan terus melakukan pengembangan khazanah dalam keilmuan sejarah, bahasa, dan juga sastra.” tutup Dra. Irianna, M.Hum.
Reporter: Fithryah Amirah Karini
Padang (Departemen Ilmu Sejarah FIB UNAND) – Jumat-Minggu 25-27 Maret 2022 Mahasiswa Ilmu Sejarah mengadakan kegiatan Mahasiswa Mengabdi Masyarakat Berdaya (M3B) di Kelurahan Karan Aur Kota Pariaman dengan tema “Kepariwisataan: Mengenal dan Melestarikan Lokalitas Daerah”.
Mahasiswa Mengabdi Masyarakat Berdaya (M3B) tahun 2022 dilaksanakan selama tiga hari di Kelurahan Karan Aur Kota Pariaman dengan mengangkat beberapa agenda dalam pelaksanaannya. Seperti penelitian, lomba antar angkatan, dan pemilihan Uda dan Uni Sejarah Tahun 2020 dan 2021. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk latihan pengabdian dan penelitian di tengah masyarakat. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Ilmu Sejarah angkatan 2019, 2020 dan 2021.
Pada hari pertama tanggal 25 Maret dilaksanakannya kegiatan lomba ranking 1 dan pemilihan uda uni pada malam harinya. Kegiatan lomba ranking satu diadakan pada sore hari selepas sholat ashar. Kegiatan pada hari pertama ini juga dihadiri oleh Wakil Dekan III Bu Dr. Reniwati, M.Hum. Beliau menyampaikan pesan kepada panitia dan peserta bahwasanya agar mematuhi protokol kesehatan guna pencegahan penularan Covid-19.
Pemilihan Uda dan Uni Sejarah dilaksanakan pada malam harinya dibuka dengan meriah dan antusiasme peserta yang mengikuti ajang ini. Uda dan Uni Sejarah tahun 2020 yang terpilih adalah Baginda Fachrul Razi dan Tengku Dwi Rizki, Uda dan Uni Sejarah tahun 2021 yang terpilih adalah Ahmad Febriansyah dan Putri Sahari Ramadhani.
Hari selanjutnya tanggal 26 Maret 2022 kegiatan penelitian dilaksanakan sejak pagi hingga siang hari. Penelitian dilakukan dengan beberapa kelompok, masing-masing kelompok memiliki tema penelitian berdasarkan pembagian. Topik utama penelitian ini seputar Kota Pariaman khususnya Kelurahan Karan Aur baik itu mengenai asal usul, mata pencaharian, kebudayaan, makanan khas, sejarah wilayah, kepariwisataan dan lain sebagainya. Kegiatan penelitian ini didampingi oleh dosen Ilmu Sejarah Bapak Witrianto, S.S. M.Hum., Bapak Dr. Mhd. Nur, M.Si, Bu Dr. Midawati, M.Hum dan Bapak Hary Effendi Iskandar, S.S. M.A.
Pada Minggu 27/03/2022 kegiatan M3B ditutup dengan menghadirkan Walikota Pariaman Bapak Genius Umar. Pada penutupan dimulai dari sambutan Ketua Panitia yang diwakili Irfan Rusli, yang menyampaikan perihal kegiatan M3B atau kuliah lapangan yang dilakukan setiap satu tahun sekali. Akibat pandemi kegiatan ini sempat vakum selama dua tahun dan dapat dilaksanakan kembali di tahun 2022 ini.
Kemudian sambutan dari Walikota Pariaman Bapak Genius Umar yang menyampaikan perihal aspek kesejarahan mengenai Rumah Tabuik Pariaman sebagai rumah adat asli Pariaman. “Rumah Tabuik inilah rumah adat asli Kota Pariaman, seperti ini” ungkap Bapak Genius Umar dalam sambutannya. Kegiatan M3B Mahasiswa Ilmu Sejarah ditutup dengan pembagian hadiah dan apresiasi kepada pemenang lomba yang telah diadakan sebelumnya.
Reporter: Yeny Dwi Lestari
Page 3 of 3
Copyright © 2025 Departemen Ilmu Sejarah FIB UNAND
All Rights Reserved